πŸ“Œ TASK : CBR Akidah Akhlak 1

Critical Book Report


Identitas Buku

Judul Buku : Metodologi Pengajaran Nasional
Pengarang : Prof. Dr. Winarno Surakhmad M.Sc.Ed
Penerbit : C.V. JEMMARS
Tahun Terbit : 1980
Kota Terbit : Bandung
Halaman : 155-156

B.   Isi Buku
Buku yang berjudul “Metodologi Pengajaran Nasional” ini terdiri dari 3 bagian dan 11 bab pembahasan. Dimana pada bagian Satu yang berjudul Dasar-dasar Interaksi Edukatif terdapat 5 bab, yakni Bab 1 Sejumlah Pola Interaksi Edukatif, Bab 2 Fungsi Tujuan dalam Interaksi Mengajar, Bab 3 Kedudukan Guru dalam Proses Interaksi, Bab 4 Murid di dalam proses belajar, Bab 5 Sifat alat utama dalam Interaksi. Kemudian pada bagian Kedua yang berjudul Metode-metode Interaksi Edukatif terdapat 4 bab, yakni Bab 6 Metode-metode Interaksi Educatif di dalam kelas, Bab 7 metode Interaksi Masa, Bab 8 Metode mengajar berprogram, Bab 9 Persiapan dan evaluasi Interaksi. Dan yang terakhir pada bagian Ketiga berjudul Media Komunikasi dan Evaluasi terdapat 2 Bab yakni Bab10 Media Komunikasi dalam mengajar dan Bab 11 Alat-alat evaluasi dalam mengajar.
Metodologi Pengajaran Nasional yaitu metodologi interaksi edukatif untuk mempertinggi mutu pendidikan Bangsa dan Negara Indonesia. Guru Indonesia membutuhkan pendidikan profesionil dengan rumpun ilmu-ilmu pendidikan dan keguruan, karena perlengkapan aparatur pembinaan Indonesia menuntut adanya barisan pendidikan yang memiliki pengertian dan kemampuan pendidikan bertindak sebagai manusia bijaksana, memiliki pengetahuan dan cekatan profesionil. Menyadari bahwa perbaikan mutu pendidikan di Indonesia harus cukup pula penyempurna dalam mengajar, maka disusunlah bahan sebagai pengantar kepada dan oleh pengajar yang didalam tugasnya sehari-hari menghadapi situasi, mengajar, dengan tujuan-tujuan agar pendidik:
dapat menetapkan dan merumuskan tujuan-tujuan pengajaran secara operasionil.
dapat menetapkan dan melaksanakan metode mengajar yang sesuai dengan situasi yang kuhusus dan konkrit.
dapat menetapkan, menghasilkan dan mempergunakan alat-alat pembantu pengajaran yang serasi untuk mempertinggi efisiensi metode yang dipakai.
dapat menetapkan, menyusun dan menerapkan cara-cara penilaian yang komprehensif terhadap hasil-hasil pengajaran yang dituju.
Metodelogi pengajaran yakni cabang ilmu keguruan yang menjadi peusat perhatian para pendidik di Indonesia dan dibicarakan dengan sungguh-sungguh dalam berbagai pembahasan kurikulum. Didalam buku ini penulis mengawali pembicaraan mengenai apa dasar-dasar interaksi edukatif, yakni interaksi yang berlangsung dalam ikatan tujuan pendidikan. Kemudian berbicara tentang apa saja metode-metode interaksi edukatif, misalnya metode-metode interaksi edukatif di dalam kelas, metode interaksi masa, metode mengajar propaganda dan bagaimana persiapan serta evaluasi interaksi.dan yang terakhir adalah media komunikasi dan evaluasi.

Kelebihan dan Kekurangan Buku
Adapun kelebihan yang terdapat dalam buku Metodologi Pengajaran Nasional yang ditulis oleh Prof. Dr. Winarno Surakhmad M.Sc.Ed adalah Bahwa dalam proses belajar mengajar hal yang terpenting yang harus kita perhatikan adalah aspek manusia menjadi aspek yang terpenting. Untuk itu kelebihan buku ini adalah Pertama, pembahasan pembuka dalam buku ini adalah tentang Interaksi Edukatif. Penulis menjelaskan tentang interaksi dalam proses pembelajaran terlebih dahulu sehingga pembaca digiring untuk terlebih dulu memahami tentang interaksi edukatif itu seperti apa. Kedua, dalam penulisan buku ini penulis menggunakan kata kata yang ringan sehingga mudah untuk dipahami oleh penggunanya. Ketiga, materi yang disusun dalam buku ini tersusun berdasarkan pembagian bahasan. Sehingga pembaca akan lebih mudah untuk menemukan teori yang dibutuhkan atau dicari dalam buku, dengan melihat bagian bagian pembahasannya.
Adapun kekurangan dalam penulisan sebuah buku adalah sebuah keniscayaan, untuk itu tentu akan terdapat kekurangan yang kita ketemui dalam penulisan buku walaupun persentasenya kecil. Adapun kekurangan dalam buku ini adalah pembahasan yang ringkas, dan kurangnya penulis dalam memaparkan contoh-contoh nyata yang kemudian itu akan memudahkan pembaca dalam memahami materi yang terdapat dalam buku tersebut.


Kontribusi Terhadap Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Pendidikan Agama Islam  merupakan pendidikan yang sangat penting bagi semua manusia.  Pendidikan Agama Islam dilakukan pendidik terhadap anak didik untuk pengenalan tentang ajaran-ajaran Islam agar nantinya setelah selesai dari pendidikan itu ia dapat memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran-ajaran agama yang telah diyakininya secara menyeluruh, serta menjadikan ajaran agama Islam sebagai suatu pandangan hidupnya.
Dengan pendidikan yang benar dan berkualitas, individu-individu yang beradab akan terbentuk yang akhirnya memunculkan kehidupan sosial yang bermoral. Sayangnya, sekalipun institusi-institusi pendidikan saat ini memiliki kualitas dan fasilitas, namun institusi-institusi tersebut masih belum memproduksi individu-individu yang beradab. Sebabnya, visi dan misi pendidikan yang mengarah kepada terbentuknya manusia yang beradab, terabaikan dalam tujuan institusi pendidikan.
Untuk itu meningkatkan mutu pendidikan Islam adalah suatu jalan yang harus dilakukan untuk tercapainya tujuan tujuan dalam pendidikan Islam tersebut. Ada banyak yang perlu kita perhatikan dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam. Yang dapat kita lakukan adalah salah satunya melalui aspek metodologi dalam mengajar.
Dalam buku Metodologi Pengajaran Nasional yang ditulis oleh Prof. Dr. Winarno Surakhmad M.Sc.Ed adalah merupakan suatu kontribusi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, dengan meninjau aspek metodologi pengajaran. Dimana dalam buku ini terdapat berbagai pembahasan seputar metodologi pembalajaran tersebut sehingga menggiring pembaca atau pengguna buku ini untuk mampu mengembangkan metodenya dalam melakukan proses belajar mengajar.
Terdapat dalam buku ini adalah interaksi edukatif, karena sesungguhnya metodologi pembelajaran yakni berkaitan dengan interaksi. Mulai dari dasar-dasar interaksi edukatif, metode-metode interaksi edukatif, serta media komunikasi dan evaluasi. Dalam pembahasan dibagian dasar-dasar interaksi edukatif, penulis menguraikan tentang ciri khas tujuan pengajaran yang sadar dan terarah pada perubahan tingkah laku, kemudian bagaimana kedudukan guru dalam interaksi edukatif, bagaimana berlangsungnya proses belajar pada murid dan apakah alat utama dalam interaksi edukatif serta bagaimana pula sifatnya.
Dalam bagian metode interaksi edukatif, penulis menguraikan bahwa untuk mencapai suatu tujuan tentu sangat dipengaruhi oleh metode yang digunakan, makin baik metode itu, makin efektif pula pencapaian tujuannya. dan untuk mengetahui apakah metode itu dapat dikatakan baik dilihat berdasarkan patokan yang bersumber dari beberapa faktor.
Tentunya dengan beberapa hal diatas yang terdapat dalam buku ini, sangatlah diperlukan dalam pendidikan agama Islam khususnya. Bagaimana seorang guru atau pendidik harus mampu memahami interaksi edukatif yang berpengaruh kepada keefektifan tujuan pembelajaran. Kemudian pendidik juga dalam rangka mengembangkan mutu pembelajaran dituntut untuk mampu menggunakan metode-metode belajar yang baik yang sesuai dengan kebutuhan anak didiknya, sehingga dengan begitu ke efektifan dalam mencapai tujuan belajar pun akan tercapai dengan maksimal. Sehinggan yang diharapkan dalam tujuan pelajaran pendidikan agama Islam dapat tercapai.

Komentar